Kemenpora Puji Gowes Yayasan Perjuangan Wahidiyah

Kemenpora Puji Gowes Yayasan Perjuangan Wahidiyah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memuji pelaksanaan gowes atau sepeda santai yang digelar Yayasan Perjuangan Wahidiyah Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munadhdhoroh, Kedunglo, Kediri, di Banyuwangi, Sabtu (3/3/3018). Selain mengajak masyarakat untuk bergaya hidup sehat, disitu juga ada edukasi kemandirian serta sisi dakwah.

“Pertama, ini adalah bukti pondok pesantren, Kiai dan santri, sehat jasmani dan rohani, serta bukan hanya mempelajari ilmu agama, tapi langsung mewujudkan dalam kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup,” ucap Deputy 3 Kemenpora, Teguh Raharjo

Kedua, sambungnya, kegiatan ini panitia pengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendiri atau tidak tergantung pada siapa pun.

“Itu edukasi positif pada masyarakat, tidak tergantung tapi mampu memberi manfaat pada orang lain,” ungkapnya.
Dari pantauan TIMES Indonesia dilapangan, gowes yang digeber Yayasan Perjuangan Wahidiyah Ponpes Al Munadhdhoroh, Kedunglo, Kediri, ini memang beda dari biasanya. Para peserta didominasi kaum hawa yang menutup aurat termasuk berjilbab. Begitu juga para laki-laki peserta, mereka banyak yang mengenakan peci ala santri.

Dan sebelum prosesi pelepasan, pengasuh Yayasan Perjuangan Wahidiyah Ponpes Al Munadhdhoroh Kedunglo, Kediri, Kanjeng Romo KH Abdul Latif Majid Ra mengajak seluruh peserta untuk berdzikir dan membaca ayat Allah.

“Sisi dakwah sangat kental dalam kegiatan ini, ini patut dipresiasi dan didukung,” pungkas Teguh Raharjo.

Gowes yang digelar Yayasan Perjuangan Wahidiyah Ponpes Al Munadhdhoroh Kedunglo, Kediri, di Banyuwangi ini diikuti ribuan santri asal seluruh daerah di Jawa Timur. Rencananya, kegiatan akan dilanjut dengan pengajian umum Mujahadah Nisfussanah se Jatim di Gor Tawangalun, pada Sabtu malam. (*)

Sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/167367/20180303/111129/kemenpora-puji-gowes-yayasan-perjuangan-wahidiyah/

Tags